
Pada saat saya duduk dikelas VIII, saya terpilih lagi menjadi anggota OSIS di SMP Negeri 17 Tasikmalaya. Saya kembali menjalani kegiatan seperti pada waktu dikelas VII dengan masuk ke anggota OSIS. Saya juga menjabat sebagai sekbid Kerohanian seperti pada waktu kelas VII, tetapi bedanya sekarang saya menjabat sebagai ketua disekbid tersebut. Saat pemilihan jabatan, saya asalnya bukan menjadi sekbid Kerohanian, tetapi saya di utus oleh Ketua OSIS sebagai sekbid Bela Negara. Lalu ada satu orang temanku yang bernama Syihab tidak mau berkedudukan disekbid Kerohanian tetapi mau disekbid Bela Negara yang sudah saya tetapi, dan dia memaksa kepada Ketua OSIS untuk berpindah alih dengan saya, lalu saya pun mengalah dan memasuki Sekbid Kerohanian.
Saat pengalaman saya yang ke-2 dengan pengalaman membimbing siswa - siswi peserta MOPD, saya ditugaskan membimbing Kelompok C dan beda lagi dengan pengalaman saya yang ke-1 saya ditugaskan membimbing Kelompok B. pada pengalaman yang ke-2 ini jauh berbeda dengan pengalaman saya yang ke-1, karena mungkin pengalaman yang sekarang, saya sudah kelas IX SMP, jadi saya sudah berpengalaman.Pada hari pertama saya membimbing, saya tidak mengenal para murid tapi ada pula salah satu murid yang saya kenal. Pada hari itu saya mengajak semua murid yang saya bimbing untuk memperkenalkan ruangan – ruangan beserta fungsinya. Dalam perjalanan, ada murid yang susah diatur namanya Ega. Setelah itu saya dengan para murid yang saya bimbing kembali ke kelas, dikelas saya mengadakan permainan dan berhasil menghukum satu orang murid bernama Ega. Sebagai hukumannya, Ega pun menyanyi didepan kelas. Lalu ketika dia sedang menyanyi ada dua orang Guru yang masuk ke kelas dan dia pun malu dilihat oleh Guru saat menyanyi.
Pada hari kedua saya menagih tugas – tugas yang saya berikan saat hari pertama dan para siswa membawa semua tugasnya tanpa satupun yang tidak membawa. Pada hari kedua ini saya pun mengumumkannya bahwa besok akan
Keesokan harinya semua murid datang ke sekolah dengan peralatan yang sudah ditugaskan. Lalu setelah semua murid hadir, saya dengan yang lainnya melakukan Upacara Pembukaan. Pada saat melakukan perlombaan yaitu perlombaan Pionering kelompok C putera tidak mengikuti, karena tidak ada yang membawa tongkat. Lalu Maghrib pun datang dan saya pun shalat berjamaah dilapangan. Setelah shalat selesai hujan turun dan saya masuk ke ruangan. Didalam ruangan, saya menyuruh para murid bersiap – siap untuk mengikuti perlombaan selanjutnya.
Setelah semua kegiatan lomba selesai, saya menyuruh para murid untuk segera tidur karena sudah jam sebelas malam dan pada jam satu dini hari harus bangun untuk mengikuti renungan malam. Murid yang bernama Ega selalu mengganggu para murid yang sedang tidur, jadinya para murid tidak bisa tidur dengan tenang. Disaat renungan malam berlangsung, saya ditugaskan sebagai pembimbing yang tidak mengikuti kegiatan tersebut (renungan malam) dan nantinya saya akan dipukul dan dinasihati oleh Guru. Ini bertujuan supaya para murid yang masuk ke SMP N 17 Tasikmalaya tidak melakukan penyimpangan. Jadi yang saya lakukan disaat renungan malam itu Cuma akting. Setelah kegiatan itu saya dan para murid pun tidur kembali.
Lalu matahari pun terbit dan saya pun membangunkan para murid untuk Senam Pagi. Disaat senam pagi, saya menyiapkan barang yang akan saya bawa untuk menjelajah sambil menunggu para murid selesai Senam Pagi. Saya ditugaskan diPos II untuk kegiatan menjelajah dan jumlah semuanya ada V Pos. Setelah Senam Pagi, kegiatan menjelajah pun akan segera dimulai. Semua para pembimbing berangkat ke tempat Pos-nya masing – masing.
Setelah semua kelompok selesai menghadapi Pos II saya pun ikut menuju Pos – pos yang lain. Disalah satu Pos ada yang terjadi kemacetan antar kelompok dan ada pula murid perempuan yang menangis karena sabuknya jatuh ke selokan saat mau mengambil tali tambang dari sabuknya. Setelah itu saya pun sampai kembali ke Sekolah setelah menjalani penjelajahan yang melelahkan itu. Setelah semua murid dilapangan untuk mengumumkan siapa yang memenangkan lomba diperkemahan dan selama diMOPD. Kelompok yang saya bimbing meraih juara ke-2. Lalu saya dan semuanya pun melakukan Upacara Penutupan Kemah dan MOPD. Alhamdulillah semuanya selamat saat melakukan perkemahan.
Saya menerima pengalaman yang bermanfaat setelah mengikuti kegiatan MOPD. Setelah itu saya dapat mengetahui tentang kegiatan Pramuka, menjelajah dan yang lainnya yang membuat saya menjadi hidup Mandiri dan disiplin dalam setiap kegiatan. Saya berpesan kepada seluruh tunas bangsa terutama kepada semua siswa siswi di seluruh indonesia, kalau ada kegiatan disekolah dan kita bisa melakukan kegiatan tersebut, kita bisa mengikutinya untuk menambah pengalaman dan wawasan kita kita untuk menantang kehidupan dimasa yang akan datang.



















