Pengalaman Ekstrakurikuler  

Posted by WilliFauzi.blogspot.com in


Saya mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler Kesenian dari kelas VII sampai dengan kelas VIII. Dikelas VIII ini saya sedang menyiapkan latihan Upacara Adat untuk kegiatan Perpisahan kelas IX angkatan 2006-2007. saya bertugas memainkan alat musik tradisional Jawa Barat yaitu Goong dan Kempul. Dalam Upacara Adat ada pemain instrument yang disebut Gamelan. Antara lain, Bonang, Saron,Saron Penerus, Kendang, goong dan kempul. Pada waktu kelas VII saya mengikuti kegiatan ini sebagai Lengser. Selain lengser didalam Upacara Adat ada juga penari, pembawa umbul-umbul dan rampak sekar.
Saya mengikuti kegiatan latihan upacara adat lebih kurang 2 sampai 3 bulan. Selama latihan saya tidak pernah absen dan tidak terlalu melakukan banyak melakukan kesalahan. Pada saat 2 hari menjelang Gladi Resik, saya dengan teman - teman yang lainnya membuat nasi liwet dengan lauk pauknya. Setelah memakan Nasi Liwet, saya pun kembali latihan sambil mengoreksi kesalahan - kesalahan yang ada supaya tidak terjadi kesalahan saat pentas berlangsung.
Suatu hari sebelum Gladi Resik dilaksanakan, saya dengan yang lainnya melakukan latihan tanpa bantuan pelatih agar nanti pada waktu pentas tidak usah mengandalkan bantuan dari pelatih. Saya sempat melakukan kesalahan dengan ketukan Goong dan Kempul disaat latihan tersebut. Beda lagi dengan penari, kalau penari kebanyakan melakukan kesalahannya karena kipas yang dipegangnya sering jatuh dan terbanting oleh gerakan. Maka dari itu penari harus kuat memegang kipasnya.
Gladi Resik pun akan segera dilaksanakan, tapi sayangnya hari itu hujan turun. Saya berangkat ke Sekolah sambil hujan - hujanan tapi untungnya ada teman saya yang membawa payung dan sayapun ikut menumpang. Sesampainya disekolah, saya lama menunggu kendaraan ankot yang akan mengantarkan rombongan upacara adat ke tempat berlangsungnya perpisahan untuk latihan. Kira - kira ½ jam lamanya saya menunggu kendaraan angkot, akhirnya datang juga. Sesampai di Gedung Galuh, saya membereskan gamelan dipanggung. Lalu saya pun melakukan Gladi Resik. Latihan yang terakhir ini saya harus berkonsentrasi tinggi untuk memainkan Goong dan kempul, karena ini bersangkutan dengan besok yang yang akan saya lakukan. Lalu latihan upacara adat pun dilakukan dari awal sampai akhir. Latihan ini diulang - ulang sampai 5 kali. Lalu latihan pun selesai dan saya pulang dengan kendaraan yang sama.
Keesokan harinya saya datang ke Gedung Galuh jam 06.30. Setelah semua pemain Upacara Adat selesai dirias wajahnya dan memakai kostum yang telah disediakan, upacara adat pun dimulai. Jantung saya berdebar - debar tidak karuan karena tegang. Saat pelaksanaan halal bihalal, saya pun ikut sedih karena melihat para siswa kelas IX yang akan meninggalkan sekolah dan melanjtkan ke tingkat selanjutnya. Jadinya saya terganggu memainkan alat musik Goong dan kempul. Setelah Upacara Adat selesai dengan perwakilan kelas IX yang berdandan sebagai seperti pengantin sebagai suatu gambaran bahwa kelas IX akan meninggalkan SMP Neger 17 Tasikmalaya setelah mendapatkan kertas yang sangat berharga dengan usahanya selama 3 tahun (Ijazah).
Setelah kegiatan Upacara Adat, saya melihat - lihat pertunjukan - pertunjukan yang lain seperti Kesenian calung, dance, band, nyanyi pop maupun dangdut, dll. Karena merasa bosan, saya pergi jalan - jalan mengelilingi tempat tersebut dan saya pun shalat dulu karena mendengar suara adzan saat saya jalan - jalan. Setelah semuanya beres, saya pulang kerumah dengan selamat.
Setelah saya mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler Kesenian, saya dapat mempelajari dan memainkan alat musik khususnya alat musik Jawa Barat. Saya berpesan kepada seluruh tunas bangsa terutama siswa - siswi diseluruh Indonesia, kita harus mencintai budaya khas bangsa ini dan lebih banyak mempelajari dimanapun kita berada

This entry was posted on 3/14/2008 at 00.37 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 komentar

Posting Komentar

Chating Bareng yu...Kkk!



javascript:void(0) Simpan Template